Cara Membuat Keripik Tempe yang Renyah
Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan cara membuat keripik tempe dengan mudah dan enak. Namun, tahukah kamu apa itu keripik tempe?? mari kita simak...
Indonesia terkenal sebagai negara penghasil tempe terbaik di dunia. Tempe yang merupakan hasil proses fermentasi kedelai dapat diolah dengan berbagai cara, dari yang paling sederhana yaitu digoreng, hingga diolah menjadi “burger tempe” sebagai pengganti daging. Tempe pun bisa diolah menjadi aneka kudapan, salah satunya keripik tempe.
Kedelai sebagai bahan dasar pembuatan keripik tempe merupakan sumber serat, protein nabati, lesitin, vitamin A, B kompleks, dan E, kalsium, fosfor, magnesium, dan zat besi. Zat-zat tersebut berguna untuk mencegah penyakit kanker, osteoporosis, anemia, melancarkan pencernaan, menurunkan kolesterol, dan baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.
Membuat keripik tempe tidak terlalu sulit. Tempe cukup diiris tipis, dicampur dengan bumbu, kemudian digoreng hingga kering. Selain rasanya yang gurih, daya tarik keripik tempe terletak pada kerenyahannya. Karena itu, meskipun mudah, ada rahasia yang tidak boleh diabaikan saat membuat keripik tempe, yaitu teknik mengiris dan menggoreng.

Bahan:
- Kedelai putih :1 kilogram
- Ragi: 1 sendok teh
- Tepung sagu atau tepung tapioka: 1 kilogram
Cara Membuat:
- Cuci kedelai sampai bersih dan bebas dari segala macam kotoran.
- Rebus kedelai di dalam air mendidih selama 45 menit, lalu buang air rebusan.
- Rendam kedelai yang sudah direbus selama 12 jam.
- Setelah 12 jam, cuci kembali sambil diremas-remas untuk membuang kulit kedelai.
- Setelah kedelai bersih dari kulitnya, kukus selama 15 menit, kemudian angin-anginkan.
- Masukkan ragi tempe dan tepung sagu, aduk hingga rata.
- Masukkan ke dalam kantung plastik sambil ditekan-tekan sampai padat untuk menghasilkan tempe yang tidak mudah hancur dan lebih mudah diiris.
- Buat lubang udara dengan cara menusuk-nusuk plastik menggunakan tusuk gigi atau garpu.
- Kemudian, letakkan kemasan kedelai di dalam kardus. Selanjutnya, tutup permukaan kardus dengan menggunakan kain bersih agar proses peragian berjalan dengan sempurna, diamkan selama 24 jam.
- Keesokan harinya, tempe siap digunakan.
Manfaat Keripik Tempe Bagi Kesehatan:
1. Sumber protein yang lebih kaya dibanding daging
Bisa dilihat bahwa kandungan protein pada tempe dapat disetarakan dengan kandungan dalam daging, malah lebih banyak mengandung protein. Kandungan nutrisi pada tempe terbukti kualitasnya lebih baik dibandingkan kedelai, karena kadar protein yang larut dalam air akan mengakibatkan meningkatnya aktivitas enzim proteolitik (Widianarko, 2002). Enzim proteolitik dapat memecahkan rantai panjang protein menjadi zat yang dapt dicerna oleh tubuh.
Selain itu, tempe mengandung lemak yang lebih sedikit, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, besi, tiamin, riboflavin, niacin, asam pantotenat, piridoksin, biotin, vitamin B12, dan akt retinol yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan daging.
2. Sumber kalsium yang setara dengan susu sapi
Penelitian yang dilakukan peneliti dari Kuala Lumpur, Malaysia, mengemukakan hal yang menakjubkan dari penelitian tentang tempe ini. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kalsium yang ada dalam empat potong tempe dapat disandingkan dengan susu sapi.
3. Satu-satunya sumber vitamin B12 dari nabati
Tempe mengandung 1.7 µg atau 0.0017 mg vitamin B12 yang menjadikan tempe adalah satu-satunya sumber vitamin B12 pada sumber nabati. Kandungan ini cukup untuk seseorang setiap harinya. Sekarang para vegetarian dan vegan tidak perlu takut untuk kehilangan vitamin B12 yang jika kekurangan dapat menyebabkan pusing, lemas, lekas lelah, kulit menguning, dll.
4. Sebagai antioksidan
Tidak hanya memiliki kandungan nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh sehari-hari, tempe mengandung antioksidan (György, Murata, Ikehata, 1964). Pada tikus yang menjadi objek percobaan, tikus menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dan perlawanan yang lebih terhadap hemolisis sel darah merah dibandingkan dengan tikus yang diberi makan keledai rebus biasa. Hemolisis sel darah merah ini menandakan kurangnya vitamin E. Vitamin E terbukti sebagai zat antioksidan alami (György, Rose, Ann, 1949; Rose, György, Blood, 1950).
5. Sehat untuk bayi dan Anda yang sedang diet
Dengan kandungan nutrisi yang ada pada tempe, tidak hanya bagi vegetarian dan vegan, tempe juga baik dikonsumsi sebagai Makanan Pendamping Asi (MPASI) dan cocok untuk dikonsumi Anda yang sedang dalam upaya penuruna berat badan.
Sekian cara membuat keripik tempe ini, semoga cara ini bermanfaat bagi kita semua. Dan saya mengucapkan banyak terimakasih.
Komentar
Posting Komentar